Saturday, October 26, 2013

To Kill A Mockingbird

Akhirnya ada niat ngeblog lagi hahah. Hari ini bakal bahas buku yang baru selesai aku baca: To Kill A Mocking Bird by Harper Lee. Kali ini aku mau bahas beberapa hal, dan bahasnya dalam bahasa Indonesia aja karena toh ini aku cari sumbernya di situs bahasa inggris, jadi kalo ada yang googling pake keyword inggris, pasti nemu situs itu. jadi ini aku jelasin disini, biar orang Indonesia yang nge-google pake keyword bahasa indonesia, juga bisa ngerti sekilas tentang buku ini. enjoy :)

*Ah, ya, lupa bilang. di post ini, aku bukan ngepromosiin buku ini, tapi aku mau ngebahas buku ini (soalnya kasian aku ga punya temen buat bahas buku). jadi, this post is totally buat temen2 yang udah baca bukunya, soalnya ini spoiler semua hehe. oke let's get started.

1. Kenapa judulnya harus "To Kill A Mockingbird"?
ya, awalnya aku juga bingung karna Mockingbird itu disebut cuma 3-4 kali doang. Ternyata setlah baca-baca disitus ini, semua jadi lebih jelas. Makanya aku terinspirasi, mulai sekarang tiap baca buku bahasa inggris, aku harus punya study guide nya dan cari explanationnya gitu hehe. sok abis ya? biarr :p

Oke, kita perlu liat kembali beberapa passages buat ngerti kenapa judulnya itu. Mockingbirds pertama kali muncul waktu Jem sama Scout lagi belajar make mainan baru meraka: air rifles. Atticus gamau ngajarin mereka cara nembak, tapi dia ada ngasih peraturan: jangan nembak mockingbird. ini kilasannya:
Atticus said to Jem one day, "I'd rather you shot at tin cans in the back yard, but I know you'll go after birds. Shoot all the bluejays you want, if you can hit 'em, but remember it's a sin to kill a mockingbird."

That was the only time I ever heard Atticus say it was a sin to do something, and I asked Miss Maudie about it.

"Your father's right," she said. "Mockingbirds don't do one thing but make music for us to enjoy. They don't eat up people's gardens, don't nest in corncribs, they don't do one thing but sing their hearts out for us. That's why it's a sin to kill a mockingbird."
Intinya mockingbird itu burung yang innocent, kalo kita ngebunuh mereka itu dosa, soalnya mereka lho gak ganggu kita. gituu. trus situs yang aku baca ini authornya lumayan lucu. dia bilang sapi itu juga innocent sih, tapi hamburger itu enak hahahaha. ok, enough for the joke.

Nah, selain itu Mr. Underwood juga memberi pesan yang serupa. ini kutipannya:
Mr. Underwood didn't talk about miscarriages of justice, he was writing so children could understand. Mr. Underwood simply figured it was a sin to kill cripples, be they standing, sitting, or escaping. He likened Tom's death to the senseless slaughter of songbirds by hunters and children, and Maycomb thought he was trying to write an editorial poetical enough to be reprinted in The Montgomery Advertiser.
menurut editorialnya Mr. Underwood, intinya mockingbird dan Tom itu sama. Tom itu gak nyakitin siapa-siapa, sama kayak mockingbird. Membunuh Tom ga membuat kebaikan apapun atau mencegah kejahatan apapun, sama kayak kalo kita bunuh mockingbird - gada gunanya.

ada satu lagi passage yang ngebahas shooting a mockingbird. yaitu pas Scout kasitau Atticus kalo dia ngerti kenapa kok gak bawa Boo ke pengadilan.
Atticus looked like he needed cheering up. I ran to him and hugged him and kissed him with all my might. "Yes sir, I understand," I reassured him. "Mr. Tate was right."

Atticus disengaged himself and looked at me. "What do you mean?"

"Well, it'd be sort of like shootin' a mockingbird, wouldn't it?
Boo cuma ngelindungi Jem and Scout. disini aku rada bingung sih pas baca. Mungkin karna baca nya tengah malam haha. Bingung aja, siapa yang sebenernya ngebunuh Bob Ewell? Jem, Ewell sendiri atau Boo Radley? which is led us to the second question:

2. Siapa yang ngebunuh Bob Ewell?
Menurut sumber, jawabannya adalah Boo. haha, kayaknya di buku emang Boo, siapa lagi, masa Jem? aku aja tuh yang rada ngantuk tadi malam. eeee, mulai males artiin. isi sumbernya gini:
At the very end of the book, Ewell attacks Jem and Scout right on the Radley's front porch. For two years Boo has watched Jem and Scout, and Dill in the summertime, play for hours, walk to school, and learn about life in general. (NOT in a stalker way; he's simply lonely for some society and his childhood). So naturally when Ewell tries to kill the young Finches, Boo rushes to their rescue. But he's been away from society for two decades. The sheriff says it best when he is insisting to Atticus that Ewell fell on his knife - putting Arthur "Boo" Radley in the spotlight as town hero would destroy the poor man. It would be as cruel and useless as killing a mockingbird, and hence, the title.
masih banyak pertanyaan lain, seperti kenapa buku ini di banned di beberapa tempat? dan lain-lain. Tapi sayang, seperti biasa, aku selalu panas-panas tai ayam, semangatnya pas di awal-awal aja hahaha. barusan aku baca ini, and find this one very interesting. Nanti mau baca-baca lagi deh. oke, sampe sini dulu. Senin nanti ujian minggu ke dua. Wish me luck ;)

oh ya, kalo mau coba baca buku pake study guides, bisa disini,  aku sendiri sebenernya belum nyoba. tapi, review dan summary nya dia soal To Kill A Mockingbird lumayan bagus, jadi, mau nyoba next time. Ok, byeeee.

No comments:

Post a Comment

comment?