Friday, January 7, 2011

Totto Chan : Pengantinnya



Totto-chan sangat sedih.

Ia sudah kelas 3 sekarang dan sangat menyukai Tai-chan. Anak itu cerdas dan mahir fisika. Taichan belajar bahasa inggris dan dialah yang mengajari Totto-chan mengucapkan kata inggris untuk rubah.

“ Totto-chan”, kata Tai-chan,” Kau tau apa kata inggris untuk kitsune? Itu fox.”

“Fox”

Totto-chan senang sekali mengulang-ulang kata itu sepanjang hari. Sejak itu, hal pertama yang selalu dilakukannya begitu ia masuk kelas-keretanya adalah meraut semua pensil Tai-chan seindah mungkin dengan pisau perautnya. Ia bahkan tak memedulikan pensilnya sendiri, yang cukup di rautnya dengan gigi.

Tapi walaupun semua yang telah di lakukan Totto-chan, Tai-chan pernah berbicara kasar padanya. Kejadiannya waktu istirahat makan siang. Totto-chan sedang berjalan-jalan di belakang Aula, di dekat bak penampung kotoran.

“ Totto-chan!”

Suara Tai-chan terdengar marah. Kaget, Totto-chan berhenti melangkah. Setelah menarik nafas, Tai-chan berkata,” Kalau sudah besar, aku takkan menikah denganmu. Aku tak peduli walaupun kau memohon-mohon.” Setelah berkata begitu, Tai-chan pergi dengan kepala tertunduk.

Totto-chan berdiri terpana. Ia memandangi Tai-chan sampai anak itu, dengan kepalanya yang besar, hilang dari pandangan. Kepala penuh otak yang sangat di kaguminya. Kepala yang tampak jauh lebih besar daripada tubuh pemiliknya dan membuat anak-anak menjulukinya “Tanda bagi yang ganjil”.

Totto-chan memasukan tangannya ke saku sambil berpikir. Ia tak ingat telah melakukan sesuatu yang mungkin membuat Tai-chan kesal. Karena penasaran, ia membicarakan kejadian itu dengan kawan sekelasnya, Miyo-chan.

Setelah mendengarkan cerita Totto-chan, Miyo-chan berkata dengan nada dewasa,”Wah, tentu saja! Itu karena kau melempar Tai-chan keluar arena waktu gulat sumo hari ini. Sebenarnya tak aneh ia terlempar keluar begitu, karena kepalanya memang sangat berat. Tapi, tetap saja dia bakal marah padamu.”

Totto-chan sangat menyesali kejadian itu. Apa yang mendorongya mengalahkan anak lai-laki yang sangat disukainya, yang pensil-pensilnya dirautnya setiap hari? Tapi sudah terlambat. Sekarang ia tak mungkin lagi menjadi pengantin Tai-chan.

“Aku akan tetap meraut pensil-pensilnya,”kata Totto-chan memutuskan. “Karena aku cinta padanya.”

haha lucu kaaaan '3'

No comments:

Post a Comment

comment?